BFI finance tbk
pinjaman dana tunai jaminan bpkb mobil
Selasa, 01 Juli 2014
Sabtu, 09 Maret 2013
Begitu banyak artikel, peringatan dan kampanye tentang bahaya rokok. Namun sebaliknya, semakin gencar dan semakin kreatif pula iklan rokok. Penikmat tembakau bakar ini pun seolah tak peduli jika sewaktu-waktu rokok benar-benar bisa membunuh mereka.
”Membunuh? Ah jangan berlebihan lah...” begitu kata seseorang yang jika diperhatikan mirip knalpot motor 2 tak.
Peringatan yang tercantum di tiap bungkus rokok bagaikan tak bermakna. Seolah orang tidak takut bahaya kanker, gangguan jantung, impotensi maupun gangguan kehamilan dan janin.
"Lah, laki-laki kan nggak hamil? Merokok saja terus, sakit jantung kan kalau sudah tua, baru deh berhenti merokok..." kembali Primuk (pria muka knalpot) beralasan.
Sebenarnya banyak kasus penyakit yang berujung kematian akibat rokok. Namun, ancaman kematian bagaikan di awang-awang. Saya membayangkan, bagaimana jika peringatan pemerintah itu ditulis dengan bahasa yang bombastis. Misalnya, merokok dapat mengakibatkan kemiskinan akut, jodoh seret, kegilaan menahun, serta bisa menyebabkan kesialan tujuh turunan.
Bagi saya yang bukan perokok, ancaman kemiskinan akut dan jodoh seret adalah alasan utama kenapa saya tidak doyan merokok. Membeli rokok yang harganya sekitar Rp 5000 perbungkus terus terang bukan sebuah pilihan ekonomis. Uang saku saya sejak usia sekolah jelas tidak mencukupi untuk anggaran rokok karena saya lebih memilih menggunakannya untuk kesenangan lain, misalnya beli majalah atau jajan bakso.
Setelah mulai kenal naksir-naksiran dengan lawan jenis, ancaman jodoh seret mulai menghantui saya jika memutuskan merokok. Hal ini disebabkan oleh survey kecil-kecilan yang pernah saya lakukan bahwa ternyata sebagian besar cewek yang saya taksir tidak menyukai pria perokok.
Kebiasaan merokok biasanya ditularkan melalui pergaulan. Kurang gaul, tidak jantan dan bermacam cap lainnya kerap ditujukan pada orang yang tidak merokok. Nah, saya ingin berbagi tips bagaimana caranya menghadapi tawaran untuk merokok.
Jumat, 08 Maret 2013
Langganan:
Postingan (Atom)


